| Status ketersediaan: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |
Sasis 4×4: Kendaraan ini memiliki total 4 roda yang dipasang di lantai, keempat roda tersebut merupakan roda penggerak, dan memiliki struktur gandar ganda. Gandar depan berfungsi sebagai kemudi dan penggerak, sedangkan gandar belakang berfungsi sebagai poros penggerak. Dilengkapi dengan transfer case untuk mencapai output daya sinkron dari gandar depan dan belakang. Berbeda dengan sasis penggerak dua roda 4x2 dan termasuk dalam konfigurasi penggerak semua roda. Tata letak konvensional: kendaraan dua gandar, gandar penggerak kemudi depan + gandar penggerak belakang, tenaga mesin dihubungkan ke kotak transfer melalui kotak roda gigi, dan tenaga disalurkan ke gandar depan dan belakang melalui dua poros transmisi, dan keempat roda dapat memperoleh tenaga penggerak.
Sistem transmisi: Kotak transfer dipasang pada sasis penggerak dua roda untuk mencapai peralihan mode penggerak dua roda/penggerak empat roda (beberapa model mengunci penggerak empat roda). Penggerak empat roda paruh waktu berkecepatan tinggi dan rendah bersifat opsional, yang cocok untuk kondisi off-road dan beban berat. Suspensi perjalanan: suspensi pegas daun atau pegas koil paling banyak digunakan. Beberapa sasis off-road dilengkapi dengan kunci diferensial, yang dapat mengunci diferensial gandar dan mencegah roda satu sisi berputar dan tergelincir. Rangka dan sasis: balok berkekuatan tinggi yang dipertebal, ground clearance yang lebih besar, kemampuan lintas sasis yang dioptimalkan, dan berbagai titik pemasangan khusus untuk modifikasi bodi bagian atas disediakan pada sasis.
Kemampuan melarikan diri off-road yang kuat: tenaga keluaran empat roda pada saat yang sama, tidak mudah tergelincir di jalan tidak beraspal yang berlumpur, bersalju, pegunungan, dan berlubang, dan memiliki kinerja pendakian yang sangat baik; stabilitas berkendara yang tinggi: cengkeraman yang merata pada kondisi jalan yang sulit, traksi yang cukup untuk beban penuh dan berkendara di lereng curam; kemampuan beradaptasi lingkungan yang luas: dapat beroperasi di daerah pegunungan, daerah pertambangan, proyek lapangan, dan daerah terpencil tanpa jalan raya.
Dapat digunakan untuk truk off-road dan sasis pikap: transportasi material pertambangan, operasi hutan, eksplorasi lapangan, transportasi penyelamatan darurat; sasis yang dimodifikasi khusus: truk sprinkler penggerak empat roda, truk derek off-road, truk pemadam kebakaran hutan, kendaraan penyelamat darurat, truk derek off-road, kendaraan rekayasa ladang minyak; kendaraan militer/darurat: kendaraan penyelamat pengendalian banjir, kendaraan operasi teknik lapangan, kendaraan pengangkut material pertahanan perbatasan.
| Informasi dasar | |
| menyetir | 4*4 |
| arah | Kemudi kiri/kemudi kanan |
| Ukuran sasis | 6400*2360*2650mm |
| massa total | 10700kg |
| mengekang berat badan | 4320kg |
| Konfigurasi sasis | |
| taksi | Kepala datar, satu setengah baris, dengan AC |
| Jumlah kursi | 3 orang |
| Jarak roda | 3600mm |
| Bingkai | 860*232(8+6)mm |
| mesin | Cummins B170 33/190 33/B210 33 |
| Perakitan kotak roda gigi | Manual gigi 5/gigi 6/gigi 8 |
| perakitan kotak transfer | Gigi tinggi dan rendah |
| Maebashi | 2,7T |
| poros belakang | 8T |
| tangki | 160L (dapat disesuaikan dengan lokasi ruang) |
| sirkuit | sistem sirkuit 24V |
| sistem suspensi | Pegas daun 9/10+8 |
| Metode pengereman | Rem udara |
| ban | 9.00R20 (6+1) |
| Konfigurasi bodi | |
| Atasan | ≥4090mm |
| mesin | |
| mesin | Cummins 170 33 |
| daya kuda | 170 |
| emisi | Tiga Nasional |
| Pemindahan | 5.9L |
| Jumlah silinder | 6 |
| Daya keluaran | 125kw |
| Torsi | 560Nm |
| Jenis bahan bakar | solar |
| Parameter kinerja | |
| kecepatan | 85km/jam |
| sudut pendekatan | 21° |
| sudut keberangkatan | 34° |
| Jarak roda | 1820/2000mm |
| izin tanah | 280mm |
| Bidang atas bingkai berada di luar permukaan tanah | 1160mm |
| kemampuan menanjak | 60% |
| kemiringan berdiri | 40% |
| mengarungi | 720mm |
| Mengatasi rintangan | 280mm |
| lainnya | |
| lainnya | Alat pemadam kebakaran, peralatan kendaraan |













Langkah pertama: Negosiasikan persyaratan pembelian
Pelanggan dapat memberi tahu kami kebutuhan mereka melalui telepon/WeChat atau inspeksi di tempat.
Langkah 2: Sesuaikan rencananya
Perusahaan akan merekomendasikan model yang sesuai atau menyesuaikan konfigurasi kendaraan sesuai kebutuhan Anda.
Langkah Ketiga: Tandatangani Kontrak
Kedua belah pihak menandatangani kontrak jual beli kendaraan dan membayar uang jaminan kontrak terlebih dahulu (kontrak dapat ditandatangani melalui fax atau secara langsung).
Langkah 4: Atur produksi
Mengeluarkan rencana produksi dan mengatur produksi.
Langkah Lima: Penyelesaian Kendaraan
Setelah kendaraan offline untuk diperiksa, sisa saldo kendaraan harus dibayar dan prosedur terkait diselesaikan.
Langkah Enam: Keberangkatan Logistik
Pelanggan dapat mengambil kendaraan dari pabrik, atau bernegosiasi dengan perusahaan kami untuk mengatur pengiriman ke lokasi yang ditentukan.
lainnya :
1. Perusahaan dapat menyediakan layanan deklarasi bea cukai ekspor kepada pelanggan.
2. Lengkapi stasiun layanan purna jual untuk mengatasi kekhawatiran Anda!